, ,

Bupati Gusbager Konsisten Dukung Pembangunan Rumah Ibadah di Keerom

by -338 Views

NEWS ARSO Pemerintah Kabupaten Keerom di bawah kepemimpinan Bupati Piter Gusbager, S.Hut, MUP, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kerukunan umat beragama melalui bantuan pembangunan dan renovasi rumah ibadah.

Bupati Keerom, Piter Gusbager Dukung Pembangunan Rumah Pastoran Paroki  Santa Maria Assumpta Yamara Pir 5 - Lintas Papua
Bupati Gusbager Konsisten Dukung Pembangunan Rumah Ibadah di Keerom

Pada 2025 ini, Bupati Gusbager kembali menyalurkan bantuan untuk sejumlah rumah ibadah di berbagai distrik, termasuk gereja dan masjid, sebagai bagian dari program prioritas daerah untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan spiritual masyarakat Keerom.

Baca Juga : Puluhan Warga Ikuti Edukasi Tugas Wewenang Komisi Yudisial Papua


Komitmen Berkelanjutan: Bukan Bantuan Sekali Waktu

Bantuan yang disalurkan bukanlah kebijakan insidental, tetapi bagian dari komitmen berkelanjutan Pemkab Keerom dalam mendorong pembangunan fisik dan spiritual masyarakat. Bupati Gusbager menyampaikan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga spiritualitas dan harmoni sosial.

“Kami ingin rumah ibadah menjadi pusat pembinaan iman, pendidikan karakter, dan tempat membangun kedamaian di tengah masyarakat Keerom yang majemuk,” kata Gusbager saat menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pengurus gereja di Distrik Arso Timur.


Rumah Ibadah Sebagai Pilar Persatuan

Menurut Bupati Gusbager, keberadaan rumah ibadah menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di wilayah perbatasan seperti Keerom. Pemerintah kabupaten ingin memastikan bahwa masyarakat dari seluruh latar belakang agama merasa dihargai dan diberdayakan.

“Kami akan terus hadir untuk semua golongan. Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap kebutuhan umat, baik umat Kristen, Islam, Katolik, maupun agama-agama lainnya,” ujar Gusbager.


Warga Apresiasi Langkah Pemkab Keerom

Masyarakat setempat pun memberikan apresiasi tinggi atas perhatian Bupati Gusbager. Salah satu tokoh agama di Distrik Waris, Pdt. Yosias Mofu, mengatakan bahwa dukungan pemerintah sangat membantu proses pembangunan gereja yang sudah lama tertunda karena keterbatasan dana.

“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Gereja ini tempat kami berkumpul, berdoa, dan membina generasi muda. Kami bersyukur Pemkab Keerom hadir di tengah kebutuhan kami,” ungkapnya.


Pemerintah Ajak Gotong Royong Jaga Rumah Ibadah

Selain memberikan bantuan dalam bentuk dana dan material, Bupati juga mengajak seluruh warga untuk terlibat aktif menjaga dan merawat rumah ibadah. Ia menekankan bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga hasil kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama.

“Kita bangun bersama, kita jaga bersama. Rumah ibadah harus menjadi tempat yang bersih, aman, dan terbuka untuk semua,” katanya.


Dorong Program Berbasis Keagamaan dan Sosial

Pemkab Keerom juga mendorong rumah-rumah ibadah untuk menjadi pusat kegiatan sosial, seperti pelatihan keterampilan, bimbingan remaja, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya. Dengan demikian, rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga ruang penguatan kapasitas masyarakat.


Dengan semangat pelayanan dan inklusivitas, Bupati Gusbager menegaskan akan terus hadir untuk semua masyarakat Keerom. Bantuan rumah ibadah adalah bentuk nyata bahwa pemerintah hadir tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun jiwa dan kebersamaan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.