NEWS ARSO – Kodam XVII/Cenderawasih kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Papua. Pada Jumat (21/11/2025), Kodam meresmikan Gereja GSJA Solideo yang berlokasi di Arso 4, Kabupaten Keerom. Pembangunan rumah ibadah tersebut merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ikatan sosial.
Acara peresmian berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, dihadiri tokoh agama, masyarakat adat, perangkat kampung, serta perwakilan jemaat GSJA. Peresmian ini menjadi simbol dukungan TNI terhadap kehidupan beragama yang rukun dan damai di wilayah perbatasan.
Baca Juga : Mendagri Tito Karnavian Tinjau Penanganan Longsor di Cilacap, Pencarian Korban Terkendala Cuaca Ekstrem
Diresmikan Pangdam XVII/Cenderawasih
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI (nama pejabat terbaru menyesuaikan) hadir langsung meresmikan gereja tersebut. Dalam sambutannya, Pangdam menegaskan bahwa TNI hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung kebutuhan sosial dan spiritual masyarakat Papua.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki fasilitas ibadah yang layak. Gereja ini bukan hanya milik jemaat GSJA, tetapi milik seluruh masyarakat sebagai simbol persaudaraan dan toleransi,” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, pembangunan gereja itu merupakan hasil kerja sama antara TNI dan warga, yang secara bergotong royong terlibat sejak tahap awal pembangunan.
Mengokohkan Kerukunan Antarumat Beragama
Peresmian Gereja GSJA Solideo tidak sekadar acara seremonial. Kodam menekankan bahwa kehadiran fasilitas ibadah dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat hubungan lintas agama. Di wilayah Keerom yang multikultural, langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas keamanan.
Tokoh gereja GSJA Solideo mengapresiasi kontribusi TNI yang dinilai sangat membantu jemaat yang selama ini memiliki fasilitas ibadah terbatas.
“Dibangunnya gereja ini adalah berkat besar bagi kami. Kami merasakan langsung kepedulian TNI kepada masyarakat Papua,” ujar salah satu pendeta setempat.
Melibatkan Masyarakat dan Memperkuat Sinergi
Selain pembangunan fisik gereja, Kodam XVII/Cenderawasih juga melakukan kegiatan lain seperti bakti sosial, pelayanan kesehatan, dan interaksi terbuka dengan warga. Hal ini menjadi bagian dari strategi pendekatan humanis TNI terhadap masyarakat Papua.
Warga Arso 4 menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Menurut mereka, pembangunan rumah ibadah ini menegaskan bahwa TNI hadir sebagai sahabat dan pelindung rakyat.
Harapan untuk Masa Depan Papua yang Damai
Dengan diresmikannya Gereja GSJA Solideo, Kodam XVII/Cenderawasih berharap masyarakat dapat semakin memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan. Pembangunan ini diharapkan menjadi contoh nyata hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.
Pangdam menutup sambutan dengan pesan damai.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Papua untuk terus menjaga kebersamaan. Perbedaan bukan penghalang, tetapi kekayaan yang harus dirawat bersama.”
Melalui langkah ini, Kodam XVII/Cenderawasih kembali menegaskan komitmennya untuk membangun Papua yang aman, toleran, dan penuh persaudaraan.







