, ,

Maikel Tabuni Minta Maaf di Polres Jayawijaya Usai Cemarkan Nama Baik Wakil Bupati Ronny Elopere

by -703 Views

NEWS ARSO  — Kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, akhirnya berakhir damai. Pelaku, Maikel Tabuni, secara resmi menyampaikan permintaan maaf terbuka di hadapan penyidik Polres Jayawijaya pada Sabtu (11/10/2025), setelah unggahannya di media sosial dianggap mencemarkan nama baik pejabat daerah tersebut.

Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen Pimpin Papua hingga 2030, Dilantik  Prabowo di Jakarta - Tribun-papua.com
Maikel Tabuni Minta Maaf di Polres Jayawijaya Usai Cemarkan Nama Baik Wakil Bupati Ronny Elopere

Dalam pernyataannya, Maikel mengakui kesalahan dan menyesali tindakannya yang menyebarkan informasi tidak benar tentang Wakil Bupati Ronny Elopere. Ia menyebut unggahan tersebut dilakukan tanpa dasar fakta yang jelas dan telah menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

Baca Juga : YPMAK Gelar Ibadah Serta Refleksi Pelayanan Untuk Pembenahan Lebih Baik

“Saya menyadari kesalahan saya dan dengan tulus meminta maaf kepada Bapak Wakil Bupati Ronny Elopere beserta keluarga, juga kepada masyarakat Jayawijaya. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan ini,” ujar Maikel Tabuni saat ditemui di Mapolres Jayawijaya.

Wabup Ronny Elopere Maafkan Maikel Tabuni, Polisi Imbau Masyarakat Bijak Bermedsos

Kapolres Jayawijaya, AKBP Prendy , membenarkan adanya permintaan maaf tersebut. Menurutnya, kasus ini awalnya dilaporkan oleh pihak Wakil Bupati sebagai dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Namun setelah dilakukan mediasi, pihak pelapor memilih penyelesaian secara damai.

“Kedua pihak telah dipertemukan dan sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan cara kekeluargaan. Kami menilai langkah ini baik karena menunjukkan semangat rekonsiliasi dan kedewasaan hukum,” jelas Kapolres.

Maikel Tabuni Akui Kesalahan dan Minta Maaf kepada Wakil Bupati Jayawijaya

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, menyatakan menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada. Ia mengaku memaafkan Maikel dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

“Saya sudah memaafkan yang bersangkutan. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi kita semua, agar lebih bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar,” ujar Ronny Elopere.

Ia juga menegaskan bahwa pejabat publik tidak anti kritik, tetapi kritik sebaiknya disampaikan secara konstruktif, bukan dengan cara yang merugikan atau mencemarkan nama baik seseorang.

Maikel Tabuni Akhiri Kasus Pencemaran Nama Baik, Ronny Elopere Maafkan dengan Lapang Dada

“Kami terbuka terhadap kritik, namun tentu harus disampaikan dengan cara yang santun dan berdasarkan fakta,” tambahnya.

Sementara itu, Polres Jayawijaya mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam membuat unggahan di platform digital. Menurut Kapolres, ruang media sosial kini menjadi wilayah yang diawasi ketat karena rawan menimbulkan konflik sosial apabila digunakan untuk menyebar hoaks atau ujaran kebencian.

“Kami mengimbau masyarakat Jayawijaya untuk lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial. Saring sebelum sharing,” tutupnya.

Dengan berakhirnya kasus ini secara damai. Pihak kepolisian berharap masyarakat di Kabupaten Jayawijaya semakin sadar pentingnya etika digital dan tanggung jawab bermedia sosial. Demi menjaga suasana aman dan harmonis di wilayah pegunungan tengah Papua.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.