, ,

Operasi Penertiban di Arso, Polres Keerom Amankan Meriam Spiritus dari Pemukiman Warga

by -619 Views

NEWS ARSO — Kepolisian Resor (Polres) Keerom melakukan operasi penertiban penggunaan meriam spiritus yang marak digunakan warga di Distrik Arso menjelang perayaan akhir tahun. Operasi yang berlangsung. itu berhasil mengamankan belasan unit meriam spiritus dari sejumlah titik pemukiman.

Mainan Meriam Spiritus Sembilan Anak Berurusan dengan Polisi | Hukum
Operasi Penertiban di Arso, Polres Keerom Amankan Meriam Spiritus dari Pemukiman Warga

Kapolres Keerom, AKBP (nama pejabat), mengatakan penertiban dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan dan potensi kecelakaan yang disebabkan oleh penggunaan meriam rakitan tersebut.

Baca Juga : TNI–Polri Bersatu Normalisasi Instalasi Air di Kampung Ummuaf, Warga Sambut dengan Antusias


Kami memahami tradisi masyarakat, tetapi penggunaan meriam spiritus tetap mengandung risiko tinggi. Penertiban ini dilakukan demi keselamatan bersama, terutama anak-anak dan remaja yang sering menjadi korban kecelakaan saat memainkan meriam ini,” ujarnya.


Belasan Meriam Rakitan Diamankan

Dalam operasi tersebut, petugas mendatangi sejumlah lokasi yang dilaporkan warga menjadi tempat bermain meriam spiritus. Belasan unit meriam rakitan dengan berbagai ukuran disita dan dibawa ke Mapolres Keerom sebagai barang bukti.

Kasat Samapta Polres Keerom, IPTU (nama pejabat), menjelaskan bahwa meriam spiritus kerap dibuat menggunakan pipa besi, paralon, hingga kaleng besar yang dimodifikasi.
Kami mengamankan sedikitnya belasan meriam spiritus. Semua digunakan tanpa standar keselamatan dan sangat berbahaya. Ledakan yang tidak terkontrol bisa menyebabkan luka bakar maupun cedera serius,” katanya.

Menurutnya, pihak kepolisian juga memberikan imbauan langsung kepada warga yang kedapatan menggunakan meriam tersebut.


Warga Diberi Edukasi Keselamatan

Selain melakukan penyitaan, petugas turut memberikan edukasi terkait bahaya meriam spiritus, termasuk potensi kebakaran dan cedera ledakan. Warga diimbau untuk tidak lagi membuat atau memainkan meriam rakitan tersebut, terutama di area padat penduduk.

Kami tidak ingin ada korban jiwa hanya karena permainan berbahaya ini. Edukasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami risikonya,” jelas Kasat Samapta.

Sejumlah warga yang dikonfirmasi mengaku memahami tindakan kepolisian. Mereka menyatakan kesediaannya untuk menghentikan penggunaan meriam dan mencari bentuk hiburan lain yang lebih aman.


Polres Keerom Intensifkan Patroli Jelang Akhir Tahun

Kapolres Keerom menegaskan pihaknya akan meningkatkan patroli dan pemantauan kegiatan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.
Kami berharap masyarakat dapat merayakan dengan tertib, aman, dan tanpa kejadian yang merugikan. Kerja sama warga menjadi kunci menjaga ketertiban di Keerom,” ujarnya.

Polres Keerom juga membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang menemukan aktivitas berbahaya terkait penggunaan meriam spiritus maupun petasan lainnya.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.