NEWS ARSO – Wakil Bupati (Wabup) Jayapura memberikan pesan khusus kepada 57 perwakilan Papua yang mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani dan Nelayan) XVI di Kalimantan Timur tahun 2025. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, menggali ilmu, dan bertukar pengalaman dengan petani maupun nelayan dari berbagai daerah di Indonesia.

Menurutnya, keikutsertaan Papua dalam ajang nasional ini bukan hanya sekadar hadir, tetapi juga membawa misi strategis untuk memperkuat pengetahuan dan keterampilan masyarakat di sektor pertanian serta perikanan.
Baca Juga : BAPOMI Papua Optimis 36 Altlet POMNas XIX Bawa Pulang Medali ke Jayapura
Penas Sebagai Ajang Belajar Bersama
Penas XVI tahun 2025 yang digelar di Kalimantan Timur menjadi momentum penting bagi para petani dan nelayan seluruh nusantara. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal teknologi baru, sistem pertanian modern, hingga strategi pengelolaan hasil laut yang lebih berdaya saing.
“Jangan hanya datang dan melihat-lihat, tetapi benar-benar belajar dan membawa pulang ilmu yang bisa diterapkan di Papua,” pesan Wabup Jayapura kepada para peserta sebelum keberangkatan.
Papua Perlu Inovasi di Bidang Pertanian dan Perikanan
Wabup Jayapura menegaskan bahwa Papua memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan. Namun, tantangan infrastruktur, keterbatasan akses teknologi, dan minimnya pengetahuan modern masih menjadi hambatan.
Karena itu, ia berharap para peserta yang dikirim dapat menjadi motor penggerak inovasi ketika kembali ke daerah. Ilmu yang diperoleh di Penas Kaltim bisa dijadikan modal untuk meningkatkan produktivitas, memperbaiki manajemen usaha tani dan nelayan, serta membuka peluang pasar yang lebih luas.
57 Perwakilan Jadi Duta Daerah
Sebanyak 57 orang yang mewakili Papua terdiri dari petani, nelayan, penyuluh, hingga pelaku UMKM. Mereka membawa harapan besar untuk tidak hanya menyerap ilmu, tetapi juga memperkenalkan potensi Papua ke tingkat nasional.
“Setiap peserta adalah duta daerah. Tunjukkan bahwa Papua punya semangat, kemampuan, dan potensi besar untuk berkembang,” ujar Wabup Jayapura.
Harapan Peningkatan Kesejahteraan Petani dan Nelayan Papua
Dengan partisipasi aktif di Penas XVI Kaltim, pemerintah Kabupaten Jayapura berharap sektor pertanian dan perikanan Papua semakin maju. Hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi ketergantungan pada sektor tertentu, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Ilmu yang diperoleh nanti harus dibagikan ke kelompok tani dan nelayan lain di kampung masing-masing. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan secara luas,” tambahnya.








